Kamus Data Geospasial
Bidang : Direktorat Perbenihan Tanaman Hutan
Produsen : Direktorat Perbenihan Tanaman Hutan, Direktorat Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan
IGT : Zona Benih Tanaman Hutan
| Nama Unsur | ZONA_BENIH_AR_250K |
| Tipe Data | POLYGON |
| Deskripsi | layer Zonasi Benih dengan tipe Polygon. Zona Benih Tanaman Hutan digunakan sebagai acuan dalam pemilihan jenis dan sumber benih yang tepat sesuai dengan kondisi tapak penanaman. Penetapan Zona Benih Tanaman Hutan terletak di 6 (enam) region diantaranya : Sumatera, Jawa dan Madura, Bali-Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku-Papua. Berdasarkan region tersebut, Zona Benih Tanaman Hutan dibagi atas 15 (lima belas) zona, yaitu : (1.) Zona Benih Hujan Dataran Rendah; (2.) Zona Benih Hujan Sub Pegunungan; (3.) Zona Benih Hujan Pegunungan; (4.) Zona Benih Sub Alpine; (5.) Zona Benih Alpine; (6.) Zona Benih Pantai; (7.) Zona Benih Mangrove; (8.) Zona Benih Rawa; (9.) Zona Benih Gambut; (10.) Zona Benih Krangas; (11.) Zona Benih Musim Dataran Rendah; (12.) Zona Benih Musim Pegunungan; (13.) Zona Benih Savana; (14.) Zona Benih Ultrabasa; dan (15.) Zona Benih Batu Kapur Merupakan layer Zonasi Benih dengan tipe Polygon. Zona Benih Tanaman Hutan digunakan sebagai acuan dalam pemilihan jenis dan sumber benih yang tepat sesuai dengan kondisi tapak penanaman. Penetapan Zona Benih Tanaman Hutan terletak di 6 (enam) region diantaranya : Sumatera, Jawa dan Madura, Bali-Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku-Papua. Berdasarkan region tersebut, Zona Benih Tanaman Hutan dibagi atas 15 (lima belas) zona, yaitu : (1.) Zona Benih Hujan Dataran Rendah; (2.) Zona Benih Hujan Sub Pegunungan; (3.) Zona Benih Hujan Pegunungan; (4.) Zona Benih Sub Alpine; (5.) Zona Benih Alpine; (6.) Zona Benih Pantai; (7.) Zona Benih Mangrove; (8.) Zona Benih Rawa; (9.) Zona Benih Gambut; (10.) Zona Benih Krangas; (11.) Zona Benih Musim Dataran Rendah; (12.) Zona Benih Musim Pegunungan; (13.) Zona Benih Savana; (14.) Zona Benih Ultrabasa; dan (15.) Zona Benih Batu Kapur Peta Zonasi Benih merupakan layer dengan tipe polygon. Zona Benih Tanaman Hutan adalah zona yang digunakan sebagai acuan dalam pemilihan jenis dan sumber benih yang tepat sesuai dengan kondisi tapak penanaman yang berupa areal atau grup areal kondisi lingkungan yang mirip, dimana diyakini hanya terjadi sedikit saja interaksi genotipe dengan lingkungan. Berdasarkan region tersebut, Zona Benih Tanaman Hutan dibagi atas 15 (lima belas) zona, yaitu : (1.) Zona Benih Hujan Dataran Rendah; (2.) Zona Benih Hujan Sub Pegunungan; (3.) Zona Benih Hujan Pegunungan; (4.) Zona Benih Sub Alpine; (5.) Zona Benih Alpine; (6.) Zona Benih Pantai; (7.) Zona Benih Mangrove; (8.) Zona Benih Rawa; (9.) Zona Benih Gambut; (10.) Zona Benih Krangas; (11.) Zona Benih Musim Dataran Rendah; (12.) Zona Benih Musim Pegunungan; (13.) Zona Benih Savana; (14.) Zona Benih Ultrabasa; dan (15.) Zona Benih Batu Kapur |
| Dasar |
|
Detail Data Atribut :
| Bidang Deskripsi | Bidang Nama | Bidang Tipe | Bidang Ukuran | Isi/Pencarian |
|---|---|---|---|---|
| Kode Provinsi | KODE_PROV | Double | ||
| ID | ID | Long Interger | ||
| Zona Benih | ZONA_BENIH | Text | 50 | |
| Bioregion | BIOREGION | Text | 50 | |
| Luas | LUAS_HA | Double |
Domain
| Kode | Fungsi | Fungsi Kawasan Hutan |
|---|